Sabtu, 07 Januari 2012

setting IP dan Penggunaan IP Telephony, VoIP, and Video Conferencing

A. Setting IP

Untuk Melakuka setting IP memiliki 3 cara yaitu :

  1.  Melalui Kernel (perintah Ifconfig)
dengan perintah  ( ifconfig eth0 IPyangdiminta )
sedangkan untuk melihat propertis IPaddress dengan perintah ( ifconfig |more )

sedangkan untuk menyeting Gateway dengan menggunakan perintah route ( add default gw ipyangdijadikanGW )
Gateway ini berfungsi untuk keamanan jaringan.
sedangkan untuk melihat properties gateway tinggal di ketikkan ( route )


      2. Melalui Kernel ( perintah Setup )

Perintah dan Langkah - langkahnya adalah :
  • ketikkan setup pada desktop terminal
  • Pilih NETWORK CONFIGURATION
  • pilih EDIT DEVICES
  • pilih ETH0-VIA TECHNOLOGIES, Inc
  • kemudian isi IP pada Static IP, Netmask, dan Default gateway IP untuk gateway
  • pilih OK
  • pilih SAVE
  • pilih SAVE & QUIT
  • pilih QUIT
Kendala dalam penyetingan IP melalui kernel setup ini adalah terkadang tidak tersetting dengan baik.

     3. Melalui GUI ( Graphical User Interface )

Langkah Langkahnya adalah :
  • Buka NETWORK CONFIGURATION melalui tool System, pilih Administration, pilih Network configuration
  • Setelah terbuka Network Configuration double klik Device eth0 untuk membuka Ethernet Device untuk menyeting IP dan Gateway.
  • Kemudian isi Nickname dengan eth0.
  • Isi IP address dan Gateway
  • lalu klik OK
  • setelah itu restart dengan cara klik Deactive pada network configuration, setelah itu klik Activate.
  • Jika sudah aktif close tampilan network configuration dan proses setting IP selesai.

     4. IP Telephony, VoIP, and Video Conferencing



Berfungsi untuk chatting dan video call. Langkah membuka aplikasi yaitu :

  • klik Aplication pada tool dekstop
  • klik Internet
  • IP Telephony, VoIP and Video Conferencing
  • Pilih cancel pada jendela Konfigurasi yang keluar

Langkah Langkah untuk memulai Chatting :
  • Ketik IP yang ingin anda hubungi pada sip:
  • Klik gambar untuk menghubungkan yang berada disebelah tabel sip:
  • Kemudian klik tombol Open text chatt untuk memulai chatting.
  • maka akan muncul Chat Window untuk memulai percakapan.

Pertemuan 12

Pembahasan :Pensetingan Service-Service Firewall (IP Chains/IP Tables)
Firewall →Perlindungan PC terhadap host-host yang “nakal” pada jaringan komputer.
Iptables→Aplikasi untuk melakukan Filtering Data(Menyaring Data).
Tiap-tiap tables memiliki beberapa built-in (bawaan)chains kernel linux dan chains buatan user sendiri. Setiap chains memiliki list / daftar aturan untuk mencocokan suatu paket yang datang. Setiap aturan tersebut berfungsi memberikan keputusan eksekusi apa yang akan dilakukan bila paket yang datang cocok dengan aturan yang telah dibuat.
   1. Terdapat 4 tables: filter,nat,mangle dan raw.
   2. Chains pada tables “filter” terdiri dari 3 fungsi yaitu INPUT,FORWARD dan OUTPUT.
                       
                        INPUT : Untuk paket yang disiapkan untuk soket lokal atau komputer kita sendiri, berguna untuk mengatasi paket data yang masuk.
                       FORWARD : Untuk paket yang diarahkan / routing ke box, berguna untuk mengalihkan paket yang datang
                       OUTPUT : Untuk paket yang di generate / dibuat sendiri,berguna untuk menghasikan paket Yaitu Flush data yang akan diteruskan nantinya.
   3. Berikut command-command yang biasa digunakan:
     Ø -A
Yaitu Append. Berfungsi untuk menetapkan / menambahkan aturan kedalam chains.
Contoh: Iptables -A INPUT -s 192.168.0.1
     Ø -D
Yaitu Delete aturan. Memiliki struktur -D [chain][aturan] atau -D [chain][nomor urut aturan]. Berfungsi untuk menghapus aturan dari chains atau menghapus aturan berdasarkan urutan list didalam chains.
Contoh: iptables -D INPUT 1(menghapus aturan pertama dalam chain INPUT)
     Ø -L
Yaitu List. Memiliki struktur -L [chain]. Berfungsi untuk menampilkan daftar aturan-aturan didalam chain. Bila chain tidak disertakan maka akan muncul aturan dalam semua chain.
Contoh: iptables -L IPNUT
     Ø -F
Yaitu Flush. Memiliki struktur -F [chain]. Berfungsi untuk menghilangkan semua aturan pada chain.
Contoh: iptables -F FORWARD (menghapus semua aturan chain didalam FORWARD)
     Ø -N
Yaitu New. Memiliki struktur -N [chain]. Berfungsi untuk membuat chain baru.
Contoh: iptables -N GET
     Ø -X
Yaitu Delete chain. Memiliki struktur -X [chain]. Berfungsi untuk menghapus chain dan ini berbeda dengan -D yang berguna untuk menghapus rule saja. Untuk menghapus chain, dipastikan terlebih dahulu bahwa tidak ada aturan-aturan didalam chain tersebut. Dapat digunakan flush untuk menghapus aturan-aturan didalam chain.
Contoh: iptables -X GET
     Ø -E
Yaitu rename chain. Memiliki struktur -E [chain lama] [chain baru]. Berfungsi untuk me-rename / mengganti nama chain yang ada didalam iptables.
Contoh: iptables –E GET PUT